Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
agen togel terpercaya
Game MM Bola Tangkas Indonesia
 Agen Poker IDN Terpercaya
 Agen Poker Terpercaya
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Tim Arema Putri tak mau sekadar berwisata pada lawatan mereka ke Bali. Sheva Imut dan kawan-kawan tetap memiliki target khusus pada Seri Kedua Grup B Liga 1 Putri tersebut.

“Saya tetap berharap kami bisa mendapat hasil terbaik pada pertandingan ini,” ucap Pelatih Tim Arema Putri, Alief Syafrizal Muhammadin.

“Ini artinya, kami bisa sapu bersih pada empat pertandingan mendatang,” sambungnya.

Namun, Alief juga bersikap realistis. Karenanya, ia juga memiliki target minimal, yang harus bisa diraih anak asuhnya pada Seri Kedua ini.

“Yang penting, kami tidak boleh kalah dari Persipura dan Bali United. Ini adalah kunci agar kami bisa lolos ke babak selanjutnya,” tuturnya.

Arema Putri sendiri akan segera melanjutkan perjalanan mereka di Seri Kedua Grup B Liga 1 Putri. Seri ini akan dihelat di Gelora Samudra Kuta, mulai Sabtu (19/10) sampai Jumat (25/10).

Ongis Kodew, julukan tim Arema Putri, sendiri saat ini menempati posisi runner-up klasemen sementara Grup B. Dari 4 pertandingan yang dilakoni, Sheva Imut dan kawan-kawan meraih poin sembilan, hasil tiga kali menang dan sekali kalah.

Apa persiapan Arema demi memenuhi target mereka pada Seri Kedua Grup B Liga 1 Putri 2019? Simak di bawah ini.

Benahi Kekuarangan

Berada di posisi runner-up klasemen sementara Grup B tak membuat Arema Putri puas. Karenanya, jelang berlaga pada Seri Kedua, mereka terus membenahi kekurangan yang masih tampak dalam permainan.

Menurut Alief, kekurang yang paling mencolok anak asuhnya adalah soal fokus. Pada empat pertandingan sebelumnya, terutama pada lima belas menit akhir, para penggawa Arema Putri sudah kehilangan fokus.

Selain fokus, ada hal lain yang juga menjadi perhatian Alief. Hal tersebut, menurut pelatih berlisensi C AFC ini, adalah transisi permainan anak asuhnya.

“Ketika kehilangan bola, bagaimana caranya kami segera bertahan dan bagaimana caranya pula segera menyerang ketika menguasai bola,” paparnya.