Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
agen togel terpercaya
Game MM Bola Tangkas Indonesia
 Agen Poker IDN Terpercaya
 Agen Poker Terpercaya
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Kerusuhan yang terjadi di Barcelona berimbas ke banyak hal. Salah satunya adalah laga El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid yang sekarang dihadapkan dengan ketidakjelasan.

Pertemuan antara kedua klub raksasa tersebut sejatinya digelar pada tanggal 26 Oktober mendatang. Barcelona akan bertindak sebagai tuan rumah dan harus menjamu Real Madrid di Camp Nou dengan maksimal.

Namun masalahnya, keamanan bukanlah sesuatu yang bisa dijanjikan oleh klub asuhan Ernesto Valverde tersebut saat ini. Sebab kota tempat bermukimnya Los Cules sendiri sedang memanas akibat ditahannya sembilan pimpinan pendukung kemerdekaan Catalan.

Pihak berewanang menjatuhkan hukuman penjara selama sembilan hingga 13 tahun kepada para pimpinan tersebut. Hal itu lantas memicu amarah publik hingga mereka turun ke jalan dan membuat demonstrasi besar-besaran.

Digelar di Akhir Pekan?

Beberapa waktu lalu, sempat beredar kabar bahwa kawasan di sekitar Camp Nou akan dijadikan sebagai wadah demonstrasi besar-besaran. Masalahnya, demonstrasi tersebut rencananya digelar bertepatan saat laga El Clasico berlangsung.

Pihak berwenang sendiri sempat mengajukan opsi kepada kedua klub untuk melakukan pertukaran tempat. Jadi, El Clasico digelar di Santiago Bernabeu terlebih dahulu. Namun opsi itu mendapatkan penolakan dari masing-masing klub.

Kali ini muncul ide baru. Seperti yang dilansir dari Daily Mail, La Liga dikabarkan berencana untuk memindahkan El Clasico ke akhir pekan di bulan Desember. Bertentangan dengan rencana awalnya, yakni tengah pekan pada tanggal 18 Desember 2019.

La Liga percaya dampak dari kerusuhan, jika masih berlangsung, terhadap pertandingan akan berkurang kalau digelar pada akhir pekan.

Presiden La Liga Harus Turun Tangan

Kembali dalam laporan Daily Mail, laga El Clasico rencananya akan digelar pada tanggal 7 Desember. Masalahnya adalah, Barcelona dan Real Madrid memiliki jadwal pertandingan pekan ke-16 La Liga dengan masing-masing lawannya.

Pada tanggal tersebut, Barcelona dijadwalkan akan menjamu RCD Mallorca di markasnya, Camp Nou. Sementara Real Madrid akan menyambut Espanyol di Santiago Bernabeu.

Presiden La Liga, Javier Tebas, mau tak mau harus turun tangan untuk merampungkan masalah ini. Ia harus bertemu dengan pihak Mallorca serta Espanyol untuk menanyakan kesediaannya untuk mengubah jadwal.

(Daily Mail)